Perjuangan Tak Kenal Lelah PT. KCN untuk Negara

Judul diatas mungkin membuat Anda penasaran apa memang yang sudah diberikan PT. KCN alias PT. Karya Citra Nusantara kepada negara ?.

Flashback kebelakang, PT. KCN adalah perusahan patungan di sektor tata kelola pelabuhan antara PT. KBN yang merupakan BUMN dengan PT. KTU yang merupakan pihak swasta.

Pelabuhan ? Iya pelabuhan. Sektor pelabuhan sendiri saat ini menjadi prioritas dalam program nawacita yang selalu digaungkan oleh bapak Presiden kita, Bapak Joko Widodo.

Jika merunut keatas, ada beberapa fakta nih bahwa PT. KCN dan juga PT. KTU selama ini sudah memberikan beberapa keuntungan dalam pembangunan pelabuhan terminal umum PT. KCN di Marunda baik untuk PT. KBN ataupun untuk negara, karena BUMN juga ujung-ujungnya adalah pendapatan untuk negara.

Jadi, tuduhan mengenai ingin menguasai aset negara mungkin kurang tepat jika ditujukan kepada PT. KCN atapun PT. KTU karena pada kenyataannya yang terjadi adalah sebaliknya

Kembali ke bahasan di awal, poin pertama adalah berdasarkan laporan penyertaan modal (menindaklanjuti Adendum III tanggal 9 Oktober 2014), ada beberapa fakta diantaranya :

  1. 600.000.000 pada kolom berwarna hijau merupakan Setoran Modal Awal PT.KBN diluar Rp. 294.117.647.058,- (Setoran Modal yang harus disetor PT.KBN dalam ADD III) Itupun Disetorkan PT.KTU untuk PT.KBN.
  2. KTU telah mengembalikkan setoran modal PT.KBN sebesar Rp. 11.764.705.883, pada kolom berwarna merah (04 Mei 2016 )
  3. KBN masih memiliki sisa setoran modal pada PT.KCN yang akan dikembalikan bersamaan dengan RUPSLB PT.KCN.

Kedua, dengan hal tersebut, membuktikan juga bahwa BUP KCN sebagai Pilot Project atas proyek non APBD/APBN yang telah integrated. Kebayang bukan proyek ini sama sekali tidak menggunakan uang negara, namun dibangun untuk memajukan negara di sektor maritim.

Dan juga uang APBD atau APBN bisa dialihkan ke proyek – proyek lain yang bisa mensejahterakan masyarakat Indonesia di sektor lain.

Fee Konsesi yang telah diberikan KCN sebesar 5% setiap bulan selama 70 tahun merupakan fee terbesar yang diberikan sebuah BUP kepada negara dibandingkan dengan BUP lain di seluruh Indonesia menjadi hal ketiga, apa yang sudah diberikan PT. KCN kepada negara.

Berdasarkan hitungan hingga Februari 2018, total fee konsesi yang sudah diberikan kepada negara adalah Rp. 6.143.167.560,- dengan catatan baru hanya terminal Pier 1 saja yang sudah selesai dibangun.

 

Dengan dasar hitungan kontribusi yg telah negara terima dari KCN pd 2016-2017, perkiraan total potensi kontribusi KCN kepada negara apabila seluruh dermaga Pier I, II & III beroperasional mencapai Rp200 miliar per tahun.

Dan yang terakhir, Kementerian Perhubungan memberi istilah Terminal Umum KCN menjadi solusi alternatif atas banyaknya keluhan debu dan polusi dari wisatawan lokal dan mancanegara karena lokasi Pelabuhan Internasional Tanjung Priok berdekatan dengan tempat wisata Ancol di Jakarta Utara. Setelah bongkar muat barang – barang curah dialokasikan ke Terminal Umum KCN, Pelabuhan Tanjung Priok saat ini hanya menerima barang – barang cargo.

Related posts