M Tohir : “PT. KCN pemegang konsesi dan tidak salah”

Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan M Tohir mengatan, konsesi yang diberikan kepada KCN  sudah sesuai peraturan dan tidak ada  penyalahan prosedur.

“KCN  pemegang konsesi dan tidak salah,” jelas Tohir Rabu (12/9/2018)  dalam diskusi Peran dan Nasib Investasi Swasta di Industri Maritim di Jakarta.

Seperti diberitakan  sebelumnya  KCN adalah  perusahaan patungan (joint venture) antara KBN yang memiliki 15 persen saham dengan PT Karya Teknik Utama (KTU) yang memiliki 85 persen saham.

Gugatan dilayangkan KBN lantaran KCN dianggap melakukan perbuatan melawan hukum terkait adanya perjanjian konsesi. Area yang dikuasai adalah milik KBN.

Direktur National Maritime Institute (Namarin) Jakarta, Siswanto Rusdi dalam diskusi itu juga  mengatakan,  perseteruan KBN dan KCN itu harus menjadi pelajaran, karena ada ratusan pelabuhan lain yang akan dikonsesikan kepada investor swasta pemegang izin Badan Usaha Pengelolaan Pelabuhan.

“Investor membutuhkan kepastian. Sekarang para investor menahan diri, sljamham sampai ketika investasi itu berjalan muncul masalah hukum,” tutur Siswanto

Siswanto mengatakan,  kasus perseteruan KBN dan KCN sangat spesifik, karena ini sama saja anak menggugat orang tuanya. Kalau perusahaan pemegang BUP seperti KBN dan KCN saja memunculkan masalah hukum, bagaimana dengan nasib ribuan inveator pemegang BUP  yang juga akan berinvestasi di sektor yang sama.

” Regulator harus jelas dan tegas terkait masalah kepastian hukum sehingga tidak ada keraguan dari  investor,” jelasnya.

Peseteruan KBN  dan KCN  yang berujung  ke meja hijau ini gugatan perdatanya terdaftar pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara nomor perkara 70/Pdt.G/2018/PN.Jkt.Utr yang didaftarkan pada 1 Februari 2018.

Related posts