Dampak Jangka Panjang Sengketa Pelabuhan Marunda

PT. KCN saat ini bersengketa di pengadilan dengan PT. KBN terkait konsesi pelabuhan terminal umum KCN di Marunda. Dan kabar yang terakhir di dapat adalah PT. KCN diputus kalah, dan dinyatakan secara tanggung renteng dihukum membayar ganti rugi Rp 773 miliar kepada PT. KBN

Padahal, PT. KCN (Karya Citra Nusantara) sudah berinvestasi hingga triliunan rupiah untuk membangun pier 1, 2, dan 3 di Pelabuhan Marunda.

Jika dirunut, ada banyak kerugian yang timbul dari terhambatnya kinerja PT. KCN untuk membangun pelabuhan di Marunda.

Yang pertama, dengan dasar hitungan kontribusi yang telah negara terima dari KCN pada 2016-2017, total potensi kontribusi KCN apabila seluruh dermaga Pier I, Pier II dan Pier III beroperasi mencapai Rp200 miliar per tahun. Angka tersebut akan hilang dan menguap.

Kedua, rencana untuk mengurangi dwelling time di pelabuhan Tanjung Priok bisa amburadul.

Ketiga, pembangunan infrastruktur yang sudah dibangun akan jadi sia sia dan mungkin jadi bangunan tua yang tidak terawat nantinya

Potensi hilangnya pelabuhan yang bisa menjadi dermaga untuk mother vessel menjadi hal ke empat yang terjadi jika kinerja PT. KCN untuk membangun Pelabuhan Marunda terhambat.

Rencana sebagai supporting logistik nasional dan juga mengurangi biaya logistik barang barang pun jadi angan angan yang sulit diwujudkan jika masala ini terus berlarut-larut

Potensi sebagai pelabuhan yang khusus untuk melayani komoditas curah baik curah kering maupun cair pun bisa jadi menguap menjadi mimpi belaka.

Dan yang terakhir adalah hilangnya lapangan kerja yang bisa menyerap hingga ribuan orang untuk bekerja di sektor maritim khususnya pelabuhan.

Related posts