Bupati Natuna Berharap Desa Maritim Bermanfaat Bagi Masyarakat Pesisir

MARWAHKEPRI.com, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla), menandatangani dua poin Perjanjian Kerjasama. Penandatanganan MoU dilaksanakan di Kantor Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan.

Perjanjian Kerjasama ditandatangani langsung oleh Bupati Natuna Hamid Rizal dan Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama Bakamla RI, Irjen Pol. Abdul Gofur, pada Selasa pagi (28/08/2018).

Kedua kesepakatan tersebut meliputi, Pembentukan dan Pemberdayaan Desa Maritim di wilayah kabupaten Natuna. Dengan ruang lingkup pembentukan Desa Maritim dan pemberdayaan masyarakat Desa Maritim.

Selanjutnya penandatangan MoU antara Bakamla, Pemkab Natuna dan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta. Tentang diklat pemberdayaan masyarakat pesisir Natuna.

Sedangkan ruang lingkupnya meliputi, penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor (KLM).

Direktur Kerjasama Bakamla melalui Dedy Rusnandar mengatakan, pembentukan dan pengembangan desa maritim merupakan salah satu program Bakamla dalam upaya mengoptimalkan tugas pokoknya.

Menurutnya, MoU ini sangat penting, mengingat isu-isu kemaritiman telah berkembang menjadi sangat krusial. Penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan di laut, dengan dukungan dan sinergisitas instansi lainnya. Termasuk pemerintah daerah, serta masyarakat pesisir dan perbatasan.

Penandatanganan MoU ini merupakan langkah tepat untuk menyelaraskan sumber daya masing-masing pihak, dengan prinsip saling menguntungkan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Pelaksanaan diklat Pemberdayaan Masyarakat Oleh STIP Jakarta, diikuti 107 peserta berasal dari Desa Cemaga, Cemaga Tengah, Cemaga Selatan dan pelajar SMK Kelautan Ranai.

Untuk memperkenalkan tentang Bakamla dan potensi keterlibatan masyarakat, untuk ikut serta menjaga keamanan dan keselamatan laut bersama Bakamla, ucapnya.

Sebab, sudah merupakan salah satu bentuk kerja sama pemberdayaan Masyarakat tentang Standar Keselamatan di Laut bagi masyarakat pesisir Natuna.

Bakamla berharap, dengan digelarnya diklat, masyarakat menjadi sadar akan pentingnya standar keselamatan di laut dengan mempersiapkan diri baik fisik maupun alat keselamatannya di kapal, terangnya.

Sedangkan Bupati Natuna Hamid Rizal, menyambut baik kepercayaan yang diberikan Bakamla kepada Pemda Natuna. Sebagai wilayah pembentukan Desa Maritim, diharapkannya bisa bermanfaat bagi masyarakat pesisir.

Disamping itu, dapat menambah ilmu pengetahuan masyarakat, dengan dilaksanakannya diklat dalam rangka peningkatan keamanan dan keselamatan laut.

Lebih lanjut dikatakannya, saat ini untuk masalah pengawasan, keamanan dan keselamatan laut, Pemkab Natuna tidak memiliki perangkat.

Hadirnya Bakamla sangat membantu dalam pengawasan perairan laut Natuna dari aksi pencurian ikan, penyelundupan narkoba atau terorisme, terutama diwilayah perbatasan NKRI, tegasnya.

Peresmian Desa Maritim tersebut ditandai dengan pembukaan papan selubung pintu Gerbang. Menuju kantor Desa Cemaga.

Dilanjutkan penandatanganan prasasti kerjasama antara Deputi Inhuker Bakamla RI diwakili Dedy Rusnandar, SH, MH, Bupati Natuna Hamid Rizal

Sumber : marwahkepri.com

Related posts